Gemasi Unpad

Kami sudah pindah. Silahkan kunjungi gemasi.fib.unpad.ac.id

Peraturan Pertandingan Basket Oasis 2012

A. Peraturan Umum

1. Waktu dan Tempat

Tanggal     : 27 Februari s.d. 5 Maret 2012

Jam          :  16.00 s.d. 18.00 WIB

Tempat     : Lapangan Kickers & GOR Bale Santika Unpad jatinangor

2. Tata Tertib di Lapangan

a.         Jumlah maksimal pemain dan official yang diperkenankan duduk di bangku pemain atau berada di area lapangan pertandingan adalah 12 pemain dan 3 official.

b.         Dilarang membawa benda tajam dan minuman keras ke area pertandingan.

c.         Setiap tim dan officialnya bertanggung jawab penuh atas pemain dan pendukungnya.

d.         Jika tidak mematuhi tata tertib di lapangan akan dipersilahkan keluar dan meninggalkan lapangan pertandingan.

B. Peraturan Khusus

1. Peserta Pertandingan

a.         Peserta pertandingan adalah pemain basket yang merupakan mahasiswa dan alumni Sastra Inggris Unpad yang resmi terdaftar sebagai peserta OASIS 2012 dan tidak bisa digantikan sampai acara OASIS 2012 selesai.

b.         Jumlah maksimal  peserta dalam satu regu adalah 12 orang pemain.

c.         Telah mendaftarkan dirinya sebagai peserta OASIS 2012.

2. Sistem Pertandingan

Untuk sistem pertandingan menggunakan sistem bertemu (grup) bagi putra dan putri lalu dilanjutkan dengan babak semifinal antara peringkat 1 dan 2 dengan poin tertinggi. Adapun poin pertandingan dalam grup yaitu :

  • Tim yang menang mendapatkan 2 poin dan tim yang kalah (termasuk WO) mendapatkan 1 poin.
  • Apabila pada klasemen terdapat dua tim yang memiliki poin yang sama akan dilihat dari selisihscore, tim yang selisih scorenya lebih besar akan menduduki peringkat lebih tinggi.
  • Apabila kedua tim tersebut memiliki selisih score sama, akan dilihat dari head to headpertandingan antara kedua tim. Tim yang pada head to head menang akan menduduki peringkat lebih tinggi.
  • Tim yang menduduki peringkat 1 dan 2 di groupnya masing-masing akan memasuki tahaptournament selanjutnya, yaitu babak semifinal.

3. Waktu Pertandingan

Waktu pertandingan adalah 2 x 15 menit pa dan pi, dengan ketentuan yaitu :

  • Pertandingan menggunakan waktu semi bersih
  • Pada babak 1-2 menggunakan waktu kotor, dimana Free Throw dan bola keluar lapangan waktu tidak dihentikan, kecuali pada 2 menit terakhir babak ke-2 dan babak tambahan menggunakan waktu bersih.
  • Pada babak Final menggunakan waktu bersih
  • Waktu time out 1 Menit. Maksimal 3x time out/pertandingan
  • Waktu pemanasan 5 menit di awal pertandingan
  • Tim diharuskan sudah hadir 10 menit sebelum pertandingan, tidak ada panggilan keterlambatan. Apabila 5 menit setelah jadwal pertandingan (waktu pemanasan) tim tidak ada, tim yang tidak hadir dianggap kalah atau menjalani pertandingan berhalangan (WO).

4. Kostum

Setiap peserta diwajibkan menyediakan minimal 2 set Kostum dengan warna terang dan gelap yang bernomor punggung ataupun nomor di celana dan bebas.

5. Wasit

Wasit yang memimpin pertandingan adalah wasit yang ditunjuk dan ditugaskan oleh Panitia OASIS 2012 dari anggota Unit Bola Basket Sastra Unpad (UBSU) dan mahasiswa yang dianggap bisa memimpin sebuah pertandingan basket.

  1. Para wasit mempunyai kekuasaan penuh membuat keputusan atas pelanggaran peraturan yang telah ditentukan, baik yang terjadi di dalam lapangan permainan maupun di luar lapangan pertandingan.
  2. Wasit yang memimpin pertandingan mempunyai wewenang untuk memberhentikan pertandingan bila situasi menghendaki demikian dan memastikan bahwa suatu regu kehilangan hak bertanding, jika regu tersebut menolak untuk bermain setelah diinstruksikan oleh wasit 1 atau bila karena aksi protes regu tersebut, mencegah pertandingan dimainkan.
  3. Setelah berkonsultasi dengan Komisi Teknik atau Petugas Meja, wasit selalu menentukan keputusan terakhir.
  4. Petugas meja adalah petugas yang telah mengetahui dan memahami peraturan permainan dan pertandingan bola basket. Tugas utamanya adalah membantu wasit I dan wasit II dalam memimpin pertandingan agar berjalan dengan lancar.

6. Sanksi Terhadap Pembuar Onar dan Pemogokan

a.         Apabila menurut pengamatan serta pertimbangan dari wasit dan panitia pelaksana ada pemain atau official membuat keonaran, maka terhadap yang bersangkutan dikenakan sanksi, peserta tersebut dinyatakan “Diskualifikasi”

b.         OASIS 2012 ini pada dasarnya tidak boleh dihentikan karena suatu pemogokan.

c.         Apabila terjadi pemogokan maka akan dikenakan sanksi berupa “Diskualifikasi”  Bagi peserta         yang Bersangkutan.

d.         Apabila karena suatu sebab, sehingga pertandingan berhenti, wasit akan memberikan waktu paling lama 5 menit kepada kapten regu yang sedang bertanding. Jika waktu 5 menit sudah dilalui dan regu yang bermaksud masih tetap tidak bersedia melanjutkan pertandingan, maka regu tersebut dinyatakan kalah karena pembangkangan terhadap keputusan wasit dan regu tersebut dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan kalah/diskualifikasi.

7. Sanksi Terhadap Pelaku Penganiayaan dan Perkelahian

a.         Seorang pemain melakukan penganiayaan terhadap pemain lawan atau official lawan, wasit berhak mengeluarkan pemain tersebut dari pertandingan, yang secara otomatis dikenakan larangan bermain pada sisa pertandingan selanjutnya. Penyelesaian diusahakan dengan kekeluargaan.

b.         Apabila peristiwa penganiayaan mengakibatkan terjadinya baku hantam secara masaal antara kedua regu, maka terhadap kedua pemain yang menjadi sumber penyebabnya, wasit berhak mengeluarkan kedua pemain dari pertandingan dan secara otomatis dikenakan larangan untuk bermain pada sisa pertandingan berikutnya.

c.         Pemukulan yang dilakukan pemain terhadap wasit dan petugas pertandingan akan mengakibatkan dicoretnya pemain tersebut dari keseluruhan pertandingan dan diselesaikan secara kekeluargaan.

d.         Pemukulan yang dilakukan secara beramai-ramai terhadap wasit dan petugas pertandingan dilakukan oleh pemain dan official regu peserta akan dikenakan sanksi (diskualifikasi) dari pertandingan tersebut dan tidak diperbolehkan bermain pada sisa pertandingan berikutnya.

e.         Jika karena kejadian tersebut salah satu pihak menyatakan sikapnya untuk tidak bersedia melanjutkan pertandingan, maka regu tersebut dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan kalah “Diskualifikasi”.

f.          Apabila official dan regu melakukan penganiayaan, maka yang bersangkutan dihukum dengan dikenakan larangan untuk menjadi pimpinan regu pada seluruh sisa pertandingan.

8. Sanksi Terhadap Regu yang Tidak Hadir

Apabila satu regu pada saat jam pertandingan dimulai belum hadir akan ditunggu 5 menit     dari jam pertandingan yaitu pada waktu pemanasan. Apabila dalam waktu lebih dari 5 menit regu yang terlambat sudah hadir sebagian yaitu minimal lima orang pemain maka pertandingan dapat dimulai, apabila tim belum hadir maka regu tersebut dinyatakan kalah WO (Walk Out).

9. Gangguan

Apabila terjadi gangguan yang mengakibatkan pertandingan terpaksa dihentikan, maka penyelesaiannya tersebut ditunggu sampai 15 menit dan bila selesai waktu tersebut gangguan tidak dapat diatasi maka :

  1. Bila gangguan terjadi pada babak pertama sampai menit ke-7 maka pertandingan akan diulang seluruhnya.
  2. Bila gangguan terjadi pada babak pertama setelah menit ke-7 dan babak kedua sebelum menit ke-12 maka pertandingan akan dilanjutkan dengan sisa waktu yang tersedia.
  3. Bila gangguan terjadi pada babak kedua menit ke-12 atau babak tambahan maka pertandingan dianggap selesai dan skor dinyatakan sah. Bila terjadi skor sama, maka akan dilansungkan babak tambahan (@ 5 menit) untuk menentukan pemenang.

10. Lain – lain

a.         Waktu bagi setiap tim untuk melakukan pemanasaan di lapangan 5 menit.

b.         Tim yang telah selesai bertanding diharapkan segera meninggalkan bench-nya karena akan segera digunakan oleh tim yang akan bertanding berikutnya.

c.         Tim yang ingin menunda jadwal pertandingan karena alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dan logis seperti bentrok dengan jadwal kuliah, diwajibkan menghubungi panitia  yang sudah ditunjuk sebagai contact person satu hari sebelum pelaksanaan pertandingan.

d.         Tidak ada 24second.

e.         Panitia menyediakan bola untuk keperluan pemanasan.

11. Aturan Tambahan

a.         Pemain dan Official dilarang mengeluarkan ucapan yang tidak sopan.

b.         Pemain tidak diperkenankan memakai aksesoris seperti anting, cincin, jam tangan, dan kalung karena untuk keselamatan diri pemain sendiri.

12. Penutup

Hal-hal tambahan lain yang dianggap perlu yang tidak atau belum diatur dalam peraturan pertandingan ini akan ditetapkan kemudian oleh Panitia Pelaksana dan diinformasikan kepada peserta, serta merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari peraturan pertandingan ini.

Contact Person:

Firdaus Nugraha          2009    08562063282

Shely Napitupulu         2011    085721770929

One comment on “Peraturan Pertandingan Basket Oasis 2012

  1. Fatra Nugraha
    February 27, 2012

    Ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan, sebagai berikut:

    1. Berapa batas foul yg bisa dilakukan sebelum seorang pemain di usir dari lapangan?
    (Foul Out)

    2. Apakah peraturan 3 seconds dan 8 seconds digunakan?

    3. Menurut saya dihilangkannya peraturan 24seconds membuat pertandingan berlangsung membosankan, karena tim yg menang dapat terus memegang bola hingga waktu habis

    Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 26, 2012 by in Berita, Kegiatan and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Tentang Gemasi

Gelanggang Mahasiswa Sastra Inggris (Gemasi) berdiri pada tanggal 1 November 1969 oleh Bpk. H. Abdullah Priyo Utomo. Pada awalnya Gemasi merupakan sekumpulan mahasiswa/i yang belum mempunyai struktur organisasi yang jelas. Hanya sekedar “nongkrong bareng”. Sehingga timbulah suatu keinginan untuk mempunyai suatu wadah untuk berkumpul dengan struktur yang terorganisir dan mempunyai lembaga yang jelas, seperti sekarang ini. Klik tautan ini untuk mengetahui lebih lanjut.

Archives

@gemasiunpad

%d bloggers like this: