Gemasi Unpad

Kami sudah pindah. Silahkan kunjungi gemasi.fib.unpad.ac.id

Sharing Session with Nadia Amalia

Adalah Nadia Amalia, salah seorang alumni Sastra Inggris Unpad angkatan 2005, yang datang berkunjung ke Sekre Gemasi dalam rangka Sharing Session pada hari Senin, 19 Desember 2011 yang lalu. Beliau sekarang bekerja sebagai PNS di Kemenlu, dan berposisi sebagai pejabat diplomatik dalam bidang HAM Multilateral, dengan contoh kasus yang ditangani seperti isu-isu wanita, serta membuat beberapa resolusi. Jadi, pekerjaan Nadia ini lebih seperti pembawa norma-norma global ke lokal.

Nadia juga mengatakan bahwa dia enjoy bekerja disana, karena faktor lingkungan kerja yang mendukung juga karena minatnya memang sesuai dengan pekerjaannya sekarang. Dia berpesan bahwa sebagai mahasiswa Sastra Inggris, kita tidak perlu minder atau khawatir dengan persaingan kuota sebagai PNS khususnya di Kemenlu, karena selama ini banyak beredar rumor yang mengatakan bahwa jabatan-jabatan di Kemenlu hanya didominasi oleh lulusan dari major tertentu saja seperti Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Hukum, dan lain-lain. Karena buktinya, ada juga beberapa lulusan Sastra Inggris yang tembus masuk ke dalam Kemenlu tersebut. Untuk jenis pekerjaannya sendiri sebagai pejabat diplomatik, dia banyak melakukan research, menulis dan mengirim laporan ke PBB, sampai ke hal-hal kecil namun krusial seperti isu-isu keprotokolan, contohnya jumlah kursi dan posisi bendera yang tepat pada saat diadakannya sebuah konferensi.

Keuntungan yang didapat oleh Nadia selama bekerja di Kemenlu adalah banyaknya pengalaman baru bermanfaat yang didapat, seperti mengenal orang-orang baru dari berbagai belahan dunia, juga berkesempatan untuk mengunjungi negara-negara lain seperti Denmark, Rusia, dan lain-lain. Tidak lupa juga, kesempatan mendapatkan beasiswa menjadi jauh lebih banyak saat bekerja di Kemenlu.

Sewaktu Nadia mendaftar sebagai PNS di Kemenlu, dia harus melewati 4 tahapan tes, yaitu: Administrasi, Tes Tertulis, Tes TOEFL, dan Tes Wawancara. Dari total sekitar 1600 orang yang mendaftar pada tahap awal, yang diterima hanyalah 150 pada saat tahap terakhir. Nadia mengatakan bahwa salah satu kiatnya bisa lolos adalah dengan menunujukan attitude yang baik. Nilai TOEFL yang disyaratkan adalah 530, jadi seharusnya kita pasti lulus tes ini, karena untuk lulus dari Sastra Inggris saja nilai TOEFL kita minimal 550.

Namun, bagi para mahasiswa Sastra Inggris yang ingin melamar kerja di Kemenlu dan Kementerian-Kementerian lainnya nampaknya masih harus bersabar, karena moratorium yang diberlakukan pemerintah menyebabkan pendaftaran calon PNS baru bisa terselenggarakan lagi pada tahun 2013 mendatang. Nah, buat kalian yang ingin mendengar lagi berbagai cerita sukses dari para alumni Sastra Inggris Unpad, Gemasi berencana akan membuat sebuah acara temu alumni yang nantinya akan dilaksanakan sekitar bulan Maret 2012.

Jadi, mari siapkan diri kita dari sedini mungkin untuk mengenal dunia pekerjaan. Get ready, set, go!

 

2 comments on “Sharing Session with Nadia Amalia

  1. Tania Intan
    December 27, 2011

    liputan yg menarik, pengalaman alumni bisa mjd motivasi dan inspirasi utk mhs baru yg masih ragu dgn jurusan yg dipilihnya

  2. Amel S. Inggris 98
    December 29, 2011

    Thanks for Nadia, good job for GemasianšŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 27, 2011 by in Kegiatan, Kunjungan and tagged , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Tentang Gemasi

Gelanggang Mahasiswa Sastra Inggris (Gemasi) berdiri pada tanggal 1 November 1969 oleh Bpk. H. Abdullah Priyo Utomo. Pada awalnya Gemasi merupakan sekumpulan mahasiswa/i yang belum mempunyai struktur organisasi yang jelas. Hanya sekedar ā€œnongkrong barengā€. Sehingga timbulah suatu keinginan untuk mempunyai suatu wadah untuk berkumpul dengan struktur yang terorganisir dan mempunyai lembaga yang jelas, seperti sekarang ini. Klik tautan ini untuk mengetahui lebih lanjut.

Archives

@gemasiunpad

%d bloggers like this: